Langsung ke konten utama

Postingan

MENINJAU PERBEDAAN KAMPUNG PERIKANAN BUDIDAYA (KPB) DAN KAMPUNG NELAYAN MAJU (KALAJU) DI KABUPATEN TASIKMALAYA

        Beberapa tahun terakhir pemerintah pusat gencar mencanangkan program bertema kampung. Sebut saja kampung KB, kampung Pancasila, kampung digital,  kampung Tani dan kampung lainnya.  Tidak ketinggalan Kementerian Kelautan dan Perikanan meluncurkan program Kampung Perikanan Budidaya (KPB) dan Kampung Nelayan Maju (Kalaju). Alhamdulilaah Kabupaten Tasikmalaya dikaruniai bentang alam yang lengkap mulai dari gunung, dataran rendah hingga pantai sehingga ditetapkan menjadi salah satu lokasi kegiatan Kampung Perikanan Budidaya (KPB) dan Kampung Nelayan Maju (Kalaju). Penetapan Kabupaten Tasikmalaya sebagai lokasi KPB dan Kalaju sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Tasikmalaya nomor 2 tahun 2012 tentang Renca Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tasikmalaya tahun 2011-2031. Berikut perbedaan Kampung Perikanan Budidaya (KPB) dan Kampung Nelayan Maju (Kalaju) di Kabupaten Tasikmalaya ditinjau dari berbagai aspek  A. Penyelenggara kegiatan :     ...

SEMPADAN PANTAI

          Sempadan Pantai didefinisikan sebagai daratan sepanjang tepian pantai , yang lebarnya proporsional dengan bentuk dan kondisi fisik pantai, minimal 100  (seratus) meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat ( Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 51 tahun 2016 tentang Batas Sempadan Pantai).  Sempadan pantai rawan dengan konflik kepentingan. Di satu sisi merupakan tanah milik negara yang harus dilindungi pelestariannya, di sisi lain banyak masyarakat yang memanfaatkan kawasan tersebut untuk pemukiman, tambak, industri dan akivitas lainnya.           Penetapan batas sempadan pantai bertujuan untuk melindungi dan menjaga : a. Kelestarian fungsi ekosistem dan segenap sumber daya di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil ; b. Kehidupan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dari ancaman bencana alam; c. Alokasi ruang untuk akses publik melewati pantai;dan         ...

7 TIPS IBU BEKERJA TANPA ASISTEN RUMAH TANGGA

      Pada umumnya ibu bekerja membutuhkan jasa Asisten Rumah Tangga (ART) untuk membantu menyelesaikan urusan rumah tangga. Adakalanya ART tidak dapat bekerja dikarenakan menikah, ada keperluan penting maupun ada keluarganya yang sakit/meninggal. Hal ini tentu saja sangat merepotkan, berikut tips ibu bekerja tanpa ART berdasarkan pengalaman pribadi dan hasil searching dari mbah google. 1. Pastikan peralatan elektronik yang menunjang kegiatan rumah tangga berjalan dengan baik : magic com, mesin cuci, pemanas air, tempat jemuran dll (sayangnya mesin setrika belum punya). 2. Menitipkan anak pada keluarga (jika berkenan dan diizinkan). Menitipkan pada Day Care apabila jauh dari keluarga. 3. Memanfaatkan kotak penyimpanan besar untuk menjaga kerapihan rumah. Saat rumah seperti kapal pecah, harta karun anak berupa mainan dapat segera dimasukan ke kotak penyimpanan. 4. Berbagi tugas dengan anggota keluarga. Anak yang sudah baligh bisa diajarkan mencuci piring dan menyapu lantai...

5 BISNIS PERIKANAN YANG MUDAH DIAPLIKASIKAN PADA MASA NEW NORMAL (AKB)

Disusun oleh : Susan Anggraeni , S.Pi, MP Analis Perikanan Budidaya pada Disperpakan Kabupaten Tasikmalaya Masa New Normal /Adaptasi Kegiatan Baru (AKB) telah dimulai, intinya Pemerintah memperbolehkan warga melaksanakan aktivitas ekonomi maupun publik dengan syarat menggunakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Mungkin diantara teman-teman ada yang mau menekuni bisnis baru yang sesuai dengan spirit AKB. Sektor perikanan layak dicoba karena tidak memerlukan kumpulan banyak orang. Perikanan didefinisikan  sebagai semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya ikan dan lingkungannya mulai dari pra produksi, produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran yang dilaksanakan dalam suatu sistem bisnis perikanan (UU No. 31 tahun 2004 tentang Perikanan). Bisnis yang dipilih hendaknya disesuaikan dengan kemampuan, passion, hobi  serta sumberdaya yang dimiliki supaya sesegera mungkin diaplikasikan. Berikut 5 bisnis di bidang perikanan ...

PERSYARATAN TEKNIS PERALATAN PEMASARAN HASIL PERIKANAN

PERSYARATAN TEKNIS PERALATAN PEMASARAN HASIL PERIKANAN     Sumber Materi : Pedoman Umum Pengadaan Peralatan Pemasaran, Direktorat Pemasaran Dalam Negeri Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran, DKP RI, 2008. Sumber Foto : Dokumen pribadi dan dokumen TPI Pamayangsari Cipatujah Kab. Tasikmalaya (Dian Ardiansyah). Komoditas perikanan merupakan komoditas yang bersifat mudah rusak ( high perishable) sehingga perlu penanganan dan pengolahan yang cepat dan tepat. Sejalan dengan hal tersebut, maka dalam membangun sarana dan prasarana pemasaran diperlukan persyaratan peralatan yang dibutuhkan agar produk yang dipasarkan dapat bertahan lama dan terjamin kesegarannya.   Materi ini saya rangkum dari buku pedoman umum pengadaan peralatan pemasaran yang diterbitkan oleh DKP RI ( sekarang KKP RI). Meskipun diterbitkan pada tahun 2008, namun masih relevan diterapkan pada saat ini. Berikut kami uraikan persyaratan teknis dan peralatan yang dibutuhkan dalam pema...

SPO 1 : Persiapan Kolam

I.            TUJUAN Menghasilkan wadah kolam yang dapat mempertahankan kuantitas dan kualitas air media, terbebas dari predator, hama dan penyakit ikan   serta dapat mendukung pertumbuhann dan kelangsungan hidup ikan. II.         SASARAN Tersedianya wadah kolam yang siap digunakan III.       PENANGGUNGJAWAB Bagian Produksi IV.       DIAGRAM PROSEDUR I.                     METODE KERJA 1.1.  Alat -           Cangkul -           Singkal/Luku -           Sabit -           Alat Tulis 1.2. Bahan -       ...